watch sexy videos at nza-vids!
Logo
Добро пожаловать
Последние видео XXX (New)
www.anakmanis.wapath.com сайте бесплатный сервис
Новое видео секс (4288)
Hot Gallery
Last upload java game:
added : 26/09/26
3D_Super_taxi_driver.jar
Adrenaline_Racing.jar
Airborne_3D.jar
American_Gangster.jar
AsianDynasties_240.jar
1234...181920»
Persembahan Spesial 3

“O boleh pak, bukan hanya Masmah tapi juga kedelapan istri saya yang lain. Nanti mereka akan saya panggil ke sini semua dengan suami-suami mereka jika mau. O ya hampir lupa, kenalkan ini Hindun istri saya yang ke tiga,” kata Haji Mochtar sambil menunjuk wanita yang tadi bertemu aku di sungai. Perempuan itu lalu mendekatiku dan menjabat tanganku sambil berkata ;

“Hindun, tadi kita sudah bertemu di sungai kan.”

“Theo, ya tadi kita sudah ketemu,” jawabku.

“Dan ini Mukti, istri saya yang ke sembilan. Sementara ini istri termuda saya,” kata Haji Mochtar.

“Mukti,” Kata perempuan yang berusia kurang lebih 20 tahun itu menjabat tanganku sambil tersenyum.

“Theo,” sambil menyambut uluran tangannya.

“Nah sekarang pak Theo mau pilih siapa untuk menyalurkan hasrat pak Theo. Silahkan pilih, atau mau pakai ketiganya juga boleh. Tapi kalau bapak mau pakai kak Yati silahkan nego sendiri karena dia-kan bukan istri saya jadi saya tidak berhak untuk menawarkan, tapi karena kak Yati juga merupakan tuan rumah di rumah ini, kak yati juga wajib untuk menjamu pak Theo,” terang Haji Mochtar lagi.

“Sudah karena aku juga wajib untuk menjamu, maka sekarang aku putuskan aku yang akan menemani pak Theo tidur, lagian selama dua tahun aku ditinggal suamiku baru kali ini aku merasa terangsang melihat laki-laki telanjang. Masmah dan Hindun sekarang juga harus melayani pak Theo, karena tadi di sungai sudah bikin pak Theo ngaceng, jadi kalian berdua harus tanggung jawab. Haji Mochtar sekarang harus menunggui kami bermain supaya bisa belajar bagaimana seharusnya orang bersetubuh, jangan seperti laki-laki disini yang bisanya hanya bisa main diatas dan perempuan dibawah terlentang tanpa perlawanan. Mari kita mulai,” potong yati sambil langsung mendekatiku, seraya melepaskan selimut yang kubelitkan di pinggang karena aku tidak bercelana.

Setelah berhasil melepaskan selimut itu Yati memagut bibirku sambil berusaha melepaskan kaosku, setelah kaosku juga terlepas, Yati menoleh sambil berkata ;

“Kalian berempat perhatikan kami, biar bisa main lebih bagus.”

Setelah itu Yati lansung berjongkok dan memasukan penisku ke mulutnya, kulihat keempat orang di depanku terbeliak karena baru kali itu mereka melihat orang melakukan oral sex. Pada saat Yati melakukan oral sex padaku, kulambaikan tanganku memberi tanda agar Masmah mendekat. Setelah dekat denganku, lansung kutarik tangan Masmah agar lebih dekat denganku. Setelah itu kupeluk Masmah dan kupagut bibirnya, nampaknya Masmah belum pernah ciuman dengan cara seperti itu. Terpaksa aku ajarkan dia bagaimana harus memberikan perlawanan. Tak lama kemudian Masmah mulai bisa mengimbangi permainan mulutku di mulutnya. Pada saat Masmah mulai lancar memagut bibir, kulambai Hindun untuk mendekat, lalu aku berkata pada Masmah,

“Sekarang ibu coba berciuman dengan bu Hindun.”

Nampak canggung sekali Masmah dan Hindun melakukan perintahku, karena mereka belum pernah berciuman sesama wanita. Melihat hal itu, lalu kudorong tubuh masmah agar tidur terlentang di tepi Kasur dengan kaki menjuntai ke lantai. Kemudian akusuruh Hindun untuk tengkurap diatasnya untuk kembali mencumbui Masmah. Dalam posisi seperti itu, kurentangkan kaki Masmah agar selangkanganya membuka, lalu kujambak rambut Yati untuk melepaskan mulutnya dari penisku. Kemudian aku mmerangkak di lantai seraya mendekati selangkangan Masmah dan Hindun yang terbuka lebar. Dengan rakus lalu kubuka belahan vagina Masmah seraya memasukan ujung lidahku kedalam liang vaginanya.

“Ouuuugh, teeeerrrrrrrus phak Theoh,” Masmah menlenguh panjang sambil tangannya berusaha untuk meraih belakang kepalaku.

Sementara itu dari bawahku Yati telentang dan masih berusaha untuk mengoral penisku kembali. Tidak sampai sepuluh menit kemudian, aku merasa kedua perempuan di depanku mengenjang dan nampak cairan bening meleleh dari liang vagina mereka berdua, sambil mulut mereka menceracau ;

“Aaaaaduh kak, aku keluuuuuuuuuuuaaaaaaar,” racau Hindun.

“Aaaaaaaaaaku juuuuuughaaaaa,” timpal Masmah.

Aku menjilati seluruh cairan yang keluar dari kedua vagina itu hingga bersih, lalu berdiri dan kujambak rambut Yati untuk berdiri juga. Aku menoleh untuk melihat reaksi Haji Mochtar melihat itu.

“Lho kok berdiri terus, duduk situ kan nyaman pak,” kataku sambil menunjuk sofa yang terletak di seberang tempat tidur. Setelah Haji Mochtar dan Mukti duduk berdampingan di sofa itu, kusuruh Yati untuk meng-oral Haji Mochtar. Yati lalu membungkukkan badannya ke depan, sementara dari arah belakang aku berusaha untuk memasukan penisku kedalam vaginanya. Walaupun Yati seorang janda dengan empat anak, namun vaginanya masih terasa sangat sempit, apalagi dalam dua tahun menjanda tidak ada satu bendapun yang menerobosnya, agak sulit juga aku berusaha memasukkan penisku pada vagina yati yang sudah lumayan basah itu. Setelah menempel pada bibir vagina Yati yang kubuka dengan dua jariku, kutekan kuat-kuat pinggulku ke depan.

Page 3 of 11 | Previous page | Next page

AnakManis 2o12

Playboy Mobi

Home
Free Automatic Backlinks.
TOP-RATING
C-STATCibulan-Kuningan